When customer say No
When customer say No, jangan menyerah !!
Apa pun yang Anda jual, Anda pasti akan menghadapi penolakan dan penolakan, tetapi belajar untuk melihat “Tidak” sebagai umpan balik yang berharga dapat membawa penjualan Anda ke tingkat yang lebih tinggi. Terlepas dari seberapa sering kita mendengar kata “tidak”, itu adalah hal yang sulit untuk diterima.
Selama bertahun-tahun, saya telah mengalami penolakan sebanyak orang lain, terutama sebagai penulis yang tidak memiliki nama “selebriti”. Berikut ini beberapa cara yang saya pelajari untuk mengatasi situasi ini:
1. Itu hanya pendapat mereka – Ketika seseorang mengatakan kepada kita bahwa apa yang kita coba tidak dapat dilakukan, kita cenderung berpikir bahwa mereka benar.
Apa yang telah saya pelajari adalah untuk melihat kata “tidak” itu hanya sebagai pendapat orang tersebut. Itu tidak baik atau buruk; itu hanya data yang masuk ke saya. Saya bisa menganalisisnya dan membuat langkah saya selanjutnya menjadi lebih cerdas.
Apa yang saya terima adalah umpan balik yang berharga yang dapat membantu saya menemukan pendekatan yang baru dan berbeda.
Jangan biarkan kata “tidak” meruntuhkan kepercayaan diri Anda, keyakinan Anda terhadap nilai produk, ide, buku, atau kemampuan Anda. Pergilah keluar dan jual kembali!
2. Jangan bersikap defensif – Tidak masalah untuk marah ketika ditolak, yang tidak boleh adalah mencari-cari alasan atau mencoba membujuk pihak lain bahwa mereka salah.
Gunakan kemarahan Anda untuk membuat diri Anda bersemangat lagi, biarkan kata “tidak” itu menciptakan rasa terdesak untuk menemukan cara yang lebih baik.
Ambil tindakan untuk membuktikan bahwa orang lain itu salah. Alih-alih merasa tertekan ketika ditolak, terimalah tantangannya, dan berjanjilah untuk menyelesaikan masalah dan tunjukkan bahwa Anda berada di pihak yang benar.
3. Biarkan sejarah menjadi panduan Anda – Jika orang-orang menertawakan ide Anda, tanyakan pada diri sendiri mengapa hal itu terjadi. Apakah ide Anda sudah ketinggalan zaman? Atau apakah karena Anda belum mengekspresikan konsep Anda dengan cukup baik, atau menunjukkan kepada prospek bagaimana mereka akan mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang?
Pahamilah bahwa setiap ide dan produk baru membutuhkan waktu untuk diterima.
Ketika Alexander Graham Bell mengatakan bahwa dia telah menemukan cara bagi orang-orang yang tinggal ribuan mil jauhnya untuk berkomunikasi, orang lain mencemooh dan mengatakan bahwa hal itu tidak mungkin dilakukan. Selebihnya, seperti yang mereka katakan adalah sejarah. Contoh seperti ini mengajarkan Anda bahwa orang lain yang telah ditertawakan dan diberi tahu “tidak” tidak hanya berhasil mencapai tujuan mereka, tetapi juga melampauinya.
Di masa lalu, mendengar kata “tidak” dari calon klien atau penerbit akan membuat saya merasa sangat sedih. Sekarang, saya mencoba untuk menerima penolakan tersebut, dan mengambil informasi tersebut untuk mengetahui apa yang bisa saya pelajari darinya. Dengan melakukan itu, saya menjadi lebih kuat setiap saat. Hal yang sama juga bisa Anda lakukan.
semoga bermanfaat
